Text
Impian Membuat Sepeda Matahari
Mula-mula Ayip tidak suka mendapat sebutan Anak Bengkel, meskipun ayahnya setiap hari bekerja di bengkel sepeda. Namun akhirnya Ayip menerima julukan itu setelah emaknya sakit. Saat itulah Ayip harus bekerja giat di bengkel menggantikan ayahnya karena ayahnya menunggui emaknya yang sakit.
Dari kegemarannya membaca di perpustakaan sekolah, Ayip menemukan artikel di surat kabar, yakni tentang siswa Sekolah Menengah Kejuruan yang berhasil membuat becak bertenaga matahari. Keberhasilan siswa SMK tersebut mengilhami Ayip ingin membuat sepeda bertenaga surya. Ayip yakin, asalkan ada kemauan kuat dan biaya yang cukup sepeda bertenaga matahari tidak mustahil bisa dibuat.
Ayip berharap, bila masyarakat suka menggunakan sepeda bertenaga matahari maka akan menghemat bahan bakar minyak. Upaya ini juga untuk menghadapi krisis energi dari bahan bakar minyak atau fosil. Panas matahari melimpah ruah di negen khatulistiwa. Hebatnya lagi, sepeda meng-gunakan tenaga mataharijuga ramah lingkungan.
Tidak tersedia versi lain